Rasidi/suryaMU
ANTUSIAS : Kepala SMA Negeri 1 Waru Pamekasan memberikan pengarahan kepada peserta pelatihan (Rasidi/suryaMU)

PAMEKASAN, SuryaMU- SMA Negeri 1 Waru Pamekasan mengadakan pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh guru untuk menyiapkan pelajaran moda Dalam Jaringan (Daring) senin (13/07).

Pelatihan ini melatih guru SMA Negeri Waru menggunakan aplikasi google meet untuk persiapan pembelajaran jarak jauh. Pada kegiatan ini guru dilatih bagaimana menggunakan google meet dalam proses pembelajaran dengan siswa.

Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Waru. Pelatihan ini berlangsung sukses dengan dihadiri oleh hampir seluruh civitas akademika SMA Negeri 1 Waru. Kegiatan ini berlangsung dari jam 09.00 WIB yang dibuka langsung oleh Kepala Sekolah Moh. Wardi, S.Pd.. Dalam sambutannya, Wardi menekankan kepada bawahannya untuk mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga pembelajaran daring bisa berjalan dengan sukses. “Jawa timur masih masuk zona merah, sehingga tidak diperkenan untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara langsung. Dengan demikian pembelajaran moda Dalam Jaringan (Daring) menjadi pilihan untuk melayani belajar siswa. Kita harus menyiapkan segala sesuatunya dalam mengahadapi pembelajaran moda daring, karena ini merupakan situasi dan kondisi baru bagi sekolah” ungkap kepala sekolah asal sumenep ini.

Para guru sangat antusias mengikuti pelatihan ini terbukti dari banyaknya peserta yang mensimulasikan peran dirinya menjadi host maupun participant dalam kegiatan pembelajaran. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi guru untuk persiapan mengajar jarak jauh dan tentunya juga menjawab tantangan era industri 4,0“ ungkap Inayah Hayati, salah satu peserta pelatihan tersebut.

“Simulasi ini bertujuan untuk memastikan pembelajaran daring tidak terkendala baik dari segi tekhnis maupun persiapannya” ungkap wakil kepala bagian kurikulum, Sidiq Hidayat. “Sekolah ingin memastikan pembelajaran jarak jauh berjalan dengan sukses tanpa kendala sesuai harapan kepala sekolah” imbuhnya.

Walaupun tahun pelajaran baru untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah dinyatakan dimulai sejak tanggal 13 Juli 2020, tetapi pelaksanaanya masih menggunakan pembelajaran jarak jauh. siswa tidak diperkenankan untuk hadir ke sekolah disebabkan Pamekasan masih masuk zona yang tidak diperkenankan melaksanakan pembelajaran tatap muka langsung.

 

Pewarta : Rasidi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here