Pendidikan

TERUS BERBUAT BAIK DAN TERUS BELAJAR

Redaksi Suryamu | Kamis, 27 September 2018 - 09:35:37 WIB | dibaca: 77 pembaca

SuryaMU.com-Seorang jurnalis yang satu ini dikenal banyak kawan dan tidak pernah berhenti menuntut ilmu, utamanya melanjutkan kuliah di berbagai disiplin ilmu. Meski sudah menyandang dua  gelar S1 dan dua gelar S2 tidak menjadikan Teguh Hadi Prayitno (49) berpuas diri dengan gelar yang diraihnya. Jurnalis yang kini menjadi Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa tengah ini, melanjutkan kuliah S3 pada Program Doktor Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro Semarang.

Dalam ujian promosi doktor yang digelar di gedung Pascasarjana Universitas Diponegoro, tanggal 20 Agustus 2018, Teguh dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor. Pimpinan sidang ujian promosi doktor itu adalah Dr. Hedi Pudjo Santoso, M.Si. dan  Yuwanto, Ph.D., sedangkan pengujinya antara lain Prof. Vincent Didiek Wiet Aryanto, MBA., Ph.D., Prof. Dr. Naili Farida, M.Si., Prof. Dr. Sugeng Wahyudi, M.M., Dr. Alimudin Rizal, M.M., Dr. Widiartanto, MAB., Dr. Ngatno, M.M.

Pada awal menempuh pendidikan S3 Doktor Ilmu Sosial, sumber pembiayaan kuliah dilakukan secara mandiri, namun menjelang akhir studi Teguh mendapatkan beasiswa dari Eka Tjipta Foundation Jakarta hingga lulus.

Salah  seorang penguji pada ujian promosi doktor Dr. Alimudin Rizal, M.M., menyatakan semangat menempuh pendidikan hingga doktor ini, hendaknya dijadikan teladan bagi para jurnalis lainnya, termasuk generasi muda.

“Tidak ada istilah selesai dalam studi dan jangan menjadikan usia sebagai halangan, teruslah menempuh ilmu seperti yang telah dicontohkan oleh Pak Teguh ini” tegas Alimudin.


 Di hadapan para penguji, Teguh mempertahankan disertasi dengan judul “Pengaruh Kapabilitas Korelasional Dinamis Pada Kinerja Bisnis (Studi pada UMKM Batik di Jawa Tengah)”.

Teguh memaparkan, kapabilitas kotelasional dinamis merupakan kebaharuan atau novelty yang merupakan temuannya yang ditulis dalam disertasi tersebut.

“Jadi kapabilitas korelasional dinamis itu merupakan kebaharuan dalam disertasi ini, yaitu merupakan hubungan yang saling menguatkan jaringan dan saling ketergantungan dan siap menghadapi perubahan yang ada, jadi tidak hanya hubungan relasional saja setelah itu putus, tetapi merupakan korelasional yang saling membutuhkan” kata Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Tengah ini.

“Disertasi ini, untuk diterapkan antarsesama pelaku UMKM batik, pelaku UMKM dengan pelanggan dan dengan stakeholder termasuk dengan pemerintah, di mana pemerintah juga punya tujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah,” tandas bapak 4 orang anak ini.

Promotor Profesor Dr. Sugeng Wahyudi. MM menilai bahwa disertasi ini sangat berkualitas dan bermanfaat bila diterapkan pada UMKM batik.

“Kebaharuan kapabilitas korelasional dinamis ini diharapkan bukan selesai pada disertasi saja, tetapi bisa diimplementasikan pada UMKM batik. Karena akan memberi manfaat untuk meningkatkan kinerja bisnis.”

Teguh berpesan agar jangan pernah lelah berbuat baik kepada siapa pun,  karena kebaikan itu bisa jadi energi positif untuk terus maju dan membuat kita jadi bahagia. (Red-1)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)