News Politik

PILKADA KONDUSIF HARAPAN MASYARAKAT

Redaksi Suryamu | Jumat, 25 Mei 2018 - 13:52:49 WIB | dibaca: 70 pembaca

        SuryaMU.Com,Semarang  - Pelaksanaan pilkada serentak bulan Juni 2018 mendatang, diharapkan menjadi ajang pesta demokrasi rakyat, bukan ajak konflik.  Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Tafsir menilai kondusifitas situasi provinsi ini saat Pilkada 2018 ini jangan sampai disebabkan oleh sikap masa bodoh masyarakat terhadap pesta demokrasi lima tahunan tersebur.

     "Jangan-jangan pilgub tenang bukan karena dinamis, tetapi karena masyarakatnya masa bodoh," kata Tafsir saat menjadi narasumber dalam diskusi "Pilkada Bebas SARA" yang digelar si kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Kamis (24/5).

       Diskusi yang dihadiri 2 tim kampanye pasangan cagub-cawagub jateng peserta Pilgub Jateng itu, diselenggarakan oleh Instutut Komunikasi Nasional (IKN),  bekerjasama dengan UNIMUS. Ratusan peserta antusias mengikuti jalannya diskusi yang diakhiri dengan berbuka puasa bersama tersebut. 

       Lebih lanjut, Tafsir yang juga dosen UIN Walisongo Semarang itu  mengaku bersyukur atas situasi keamanan yang kondusif selama tahapan pilkada Jateng ini.


      Namun, lanjut dia, ada dua dugaan atas situasi konduaif tersebut, yakni dinamis atau permisif.? "Kita tentu tidak ingin terbangun suasana tenang yang negatif," ucapnya yang disambut tawa peserta diskusi.

     Oleh karena itu, lanjut dia, sudah menjadi tugas ulama untuk mendorong umat berpastisipasi pada pilkada.?"Jangan golput, pilih calon dengan cara yang rasional," ucapnya.

      Muhammadiyah sendiri, lanjut dia, sudah menghadirkan kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur agar bisa dikenal oleh umat.

      Sementara pengamat politik dan pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Yuwanto?menilai realitas pilkada sering menunjukkan kepribadian ganda.

      "Di satu sisi menunjukkan wajah mememsona penuh harapan, di bagian lain terdapat sisi gelap," tuturnya.


       Pada sisi gelap ini, kata dia, pilkada diibaratkan sebagai pasar taruhan yang ditandai dengan pemunculan kandidat yang bersifat bayangan.

      "Model calon bersponsor samacam ini akan menghasilkan pemimpin yang kleptokrasi, pemimpin yang dikuasai para cukong," ujarnya.

      Kondisi itu, lanjut dia, merupakan bagian dari kegagalan pilkada.?Salah satu biang kerok dari kegagalan pilkada, menurut dia, ialah partai politik.

      "Calon oportunis dan pragmatis, soal menang kalah. Sama sekali tidak ada unsur pendidikan politik. Jika pola pikir masyarakat masih semacam itu maka kita akan mudah terjebak dalam isu SARA," ujarnya.

          Pembicara lainnya yang tampil dalam diskusi tersebut, adalah anggota  tim Satgas Nusantara Polri Kombes Sulistyo Pudjo Hartono, M.Si., Pimpinan Redaksi Suaramerdeka.com Setiawan Hendra Kelana, Pimred Tribun Jateng Cecep Burdansyah, Kepala Biro Kompas TV Jateng Andi Dewanto. Usai diskusi diakhiri dengan penandatanganan pernyataan sikap mendukung pilkada yang kondusif dan bebas sara.(Red-1)

 










Komentar Via Website : 12
undefined
09 Juni 2018 - 13:22:42 WIB
undefined
Konveksi Kaos Anak
11 Juni 2018 - 09:37:07 WIB
informasi ini sangat bagus sekali terimakasih telah berbagi, terus update.
harga Belt Conveyor Karet di Bekasi
11 Juni 2018 - 09:57:20 WIB
hebat postingannya, inspiratif banget…
jasa pembuatan kaos murah
11 Juni 2018 - 10:05:11 WIB
baik sekali agan membuat informasi yang bagus seperti ini lanjutkan
konveksi kaos olahraga
11 Juni 2018 - 10:39:33 WIB
website ini mempunyai banyak sekali informasi menarik, terus update gan
pabrik kaos grosir murah
11 Juni 2018 - 11:18:04 WIB
ditunggu update selanjutnya
tempat produsen kaos polos
11 Juni 2018 - 11:53:46 WIB
artikelnya sudah bagus, di tunggu update terbarunya terimakasih
jasa pesan kaos online
11 Juni 2018 - 13:40:02 WIB
Terimakasih atas informasi artikelnya menarik sekali
harga kaos promosi murah
11 Juni 2018 - 14:14:58 WIB
informasi ini sangat bagus sekali terimakasih telah berbagi, terus update.
cara mengobati penyakit ambeien
20 Juni 2018 - 20:03:09 WIB
artikelnya sangat bermanfaat, di tunggu update terbarunya terimakasih
AwalKembali 12 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)