News Ekonomi

ISEI GELAR SEMINAR NASIONAL KETAHANAN PANGAN UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN

Redaksi Suryamu | Rabu, 11 Oktober 2017 - 07:38:35 WIB | dibaca: 134 pembaca

SuryaMU.Com, SEMARANG-Bupati Kudus H. Musthofa selaku Ketua Harian Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang menegaskan bahwa ISEI memiliki peran untuk masyarakat. Termasuk bagi para petani untuk peningkatan kesejahteraannya dalam kerangka besar ketahanan pangan secara nasional.

Hal ini dikatakannya pada saat membuka acara Seminar dan Call for Papers Forum Riset Ekonomi dan Sosial (Foreks) I berlangsung di Gedung Bank Indonesia Semarang, Selasa (10/10). Acara yang merupakan hasil kerja sama ISEI Cabang Semarang dengan  Bang Indonesia Provinsi Jawa Tengah ini mengambil tema 'Ketahanan Pangan dan Pengentasan Kemiskinan'.


Hadir pakar agribisnis Prof. Bustanul Arifin dan dari Kementerian Pertanian Dr. Ketut Kariyasa. Dan sebagai keynote speaker adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Lebih lanjut Musthofa yang berpengalaman sebagai Bupati dua periode ini mengatakan pentingnya peran negara/pemerintah bagi peningkatan kesejahteraan petani. Mengingat pentingnya sebuah kedaulatan pangan dan itu ada di pundak para pelaku pertanian.

"Hasil kajian secara teori dan konseptual ini dilihat pada berbagai sudut pandang. Yakni ekonomi, bisnis, dan sosial," lanjut Musthofa yang akan menjadikan hasil seminar ini sebagai kontribusi ISEI bagi upaya peningkatan kesejahteraan secara nyata.

Sedangkan Kepala Grup Advisori dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Provinsi Jateng Rahmad Dwisaputra  mendukung upaya penguatan kelembagaan petani. BI telah membentuk cluster terintegrasi di berbagai daerah di Jateng.


Sementara itu, kedua pembicara memaparkan potensi pertanian bagi kontribusi kedaulatan pangan. Ketut memaparkan upaya-upaya yang dilakukan Kementerian Pertanian. Sedangkan Bustanul Arifin memaparkan ada tahapan proses untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

Keynote speaker Ganjar Pranowo mencermati belum optimalnya proses pasca pertanian. Diantaranya mengenai kemasan hasil pertanian untuk menaikkan nilai jualnya. Yang seharusnya ini bisa digarap dengan baik.

Usai seminar nasional dilanjutkan dengan presensi  paper yang diikuti 52 pemakalah. Berasal dari praktisi dan perguruan tinggi se Indonesia.(*)










Komentar Via Website : 2
Tanaman Obat Tradisional untuk penyakit asbestosis
12 Oktober 2017 - 07:15:17 WIB
selamat pagi http://www.herbalparu.com/tanaman-obat-tradisional-untuk-p enyakit-asbestosis/ Terimakasih
Agen QnC Jelly Gamat Bojonegoro
17 Oktober 2017 - 10:33:36 WIB
informasinya sangat menarik untuk kita ketahui
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)